BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label K-Ent. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label K-Ent. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Februari 2018

[K-DRAMA] LIVE UP TO YOUR NAME


Annyeonghaseyo~

Sudah beberapa waktu Extalia tidak beri review untuk K-Drama, dan kali ini Extalia akan beri review untuk drama dari TVN Tahun 2017 lalu, berjudul "Live Up to Your Name" atau "Deserving of the Name".

Live Up to Your Name (Myeongbulheojeon; Deserving of the Name) merupakan drama bergenre medis dan fantasi. Dibintangi oleh aktor Kim Nam Gil dan aktris Kim Ah Joong (pertama lihat di film legendaris, 200 Pounds Beauty). Menceritakan tentang seorang dokter akupuntur terkenal di era Joseon yang terlempar ke 400 tahun yang akan datang dan sampai di Seoul. Dedikasinya sebagai seorang dokterpun diuji. Menurut Extalia, drama ini sangat menarik dan secara keseluruhan plot disusun dengan baik dan diakhiri dengan "nyaman". Ingat drama menyakitkan seperti 'Scarlet Heart' (Lee Joon Gi, IU, Kim Ha Neul, Kang Hanna, Baekyun, dll) serta drama yang membuat fansnya terbagi jadi dua kubu, 'The King in Love' (Im Siwan, Im Yoona, Hong Jong Hyun, dll)?
Drama Live Up to Your Name lebih menghibur dan tiap episodenya terpikirkan dengan baik, kemudian endingnya juga diselesaikan dengan apik. Overall, Extalia akan beri poin 9/10 untuk drama ini.

-------

Live Up to Your Name sendiri menceritakan seorang dokter/ahli akupuntur muda yang sangat berbakat di era Joseon, dr.Heo Im. Saking berbakatnya, pasien yang mengantri sangat banyak. Dia bekerja di sebuah tempat bernama 'Hae Min Soo' yang setiap hari penuh dengan orang yang ingin berobat. Pada zaman itu, diceritakan bahwa orang berbakat seharusnya bisa bekerja untuk istana, tetapi Heo Im sudah 10 tahun di Hae Min Soo dan tetap tidak dapat menjadi tabib istana.


Heo Im sendiri bekerja siang dan malam. Setelah selesai di Hae Min Soo, pada malam hari dia pergi ke rumah para pejabat dan bangsawan untuk melakukan pengobatan. Dari pekerjaannya itu, dia memiliki banyak harta yang dia sembunyikan dan hidup sederhana di sebuah kamar yang sempit. Suatu saat, Raja mengalami sakit dan tidak seorangpun tabib istana yang dapat mengobatinya. Kemudian, salah satu tabib istana, dr.Heo Jun (di Korea saat ini, Heo Jun dikenal sebagai ahli akupuntur Josoen yang legendaris) merekomendasikan Heo Im untuk mengobati Raja. Tentu saja hal ini merupakan kesempatan besar untuk Heo Im sehingga dia dapat masuk ke istana.

Pada hari keberangkatannya, tiba-tiba ada seorang bapak yang menggendong anak perempuannya yang sakit kemudian meminta tolong Heo Im untuk mengobatinya. Raja tidak dapat menunggu, kemuan Heo Im menolak mengobati anak itu. Sebelum pergi, dia berbisik pada anak itu untuk menunggunya sebentar karena ia akan kembali secepatnya dan mengobatinya. Sampai waktu Heo Im duduk di sebelah Raja untuk melakukan akupuntur, tangannya gemetar hebat tanpa sebab dan membuatnya tidak dapat melakukan akupuntur. Karena hal tersebut, Heo Im akan dihukum. Ia melarikan diri dari para tentara kerajaan, tetapi akhirnya tertembak panah dan masuk ke sungai.

Saat tersadar, Heo Im sangat kebingungan. Dia terbangun di sungai yang sama tapi dengan suasana yang berbeda (Heo Im melintasi waktu dan datang ke tahun 2017). Dengan masih berpakaian dokter era Joseon, Heo Im datang ke Seoul.


Di tempat berbeda di Seoul, seorang dokter bedah jantung bernama Choi Yeon Kyung sedang menghadapi pasien remaja yang suka membangkang bernama Oh Ha Ra. Memiliki beberapa masalah, Yeon Kyung pergi ke sebuah klub dan diperjalanan dia tidak sengaja bertabrakan dengan Heo Im. Lalu seseorang ambruk di tengah jalan, dan sebagai dokter, mereka berdua tanggap terhadap hal seperti itu. Heo Im mundur dan Yeon Kyung menangani pasien itu. Heo Im yang sadar bahwa ia terlempar ke dunia 400 tahun yang akan datang memulai petualangannya untuk menyelesaikan misi aneh dalam hidupnya sebagai seorang dokter.


Sejak Heo Im dan Yeon Kyung bertemu, Heo Im terus menerus tertarik dan selalu berada di sekitaran Rumah Sakit Shinhye, di mana Yeon Kyung bekerja. Dia berusaha menceritakan kondisinya pada Yeon Kyung, tapi Yeon Kyung selalu menghindar dan mengusirnya. Sambil berjalan-jalan di Seoul dengan pakaian Joseon, Heo Im yang pada dasarnya cerdas, mulai memahami keadaan. Dia mencoba menerima nasib aneh itu dan mulai berambisi untuk membangun karirnya di dunia tersebut, mengingat dirinya saat ini adalah buronan di Joseon dan tidak akan ada tempat baginya untuk kembali.

Di sebelah Rumah Sakit Shinhye, ada sebuah rumah sakit khusus untuk Pengobatan Tradisional di mana para dokter menangani pasien dengan akupuntur. Mengetahui hal tersebut, Heo Im berusaha sekuat tenaga untuk mendapat pekerjaan di sana.

Sebelum memulai ambisinya itu, dia masih kebingungan mencari tempat tinggal dan kemudian sampailah dia di Hae Min So versi Seoul, di mana merupakan sebuah klinik kecil untuk pengobatan akupuntur milik kakek Yeon Kyung. Karena alasan tertentu, kakek Yeon Kyung membiarkan Heo Im tinggal di rumahnya sambil memaksanya bekerja membersihkan rumah. 


Heo Im terus mengganggu Yeon Kyung karena ingin meminta bantuannya, tapi selalu ditolak. Heo Im juga bertemu dengan Oh Ha Ra dan malah menjadi teman baik. Suatu saat di Emergency Room, Yeon Kyung hampir saja tertusuk sebuah besi panjang, dan Heo Im seketikan lari untuk menyelamatkannya dan hal itu membuatnya tertusuk besi itu.

Mereka berdua pingsan, dan saat terbangun, mereka berada di dekat Hanyang (ibu kota Joseon). Yeon Kyung yang tidak percaya pada apa yang dia alami lalu berteriak histeris.

Singkat cerita, sejak saat itu, Heo Im mengalami banyak hal yang sangat berpengaruh pada hidupnya sebagai seorang dokter, baik di Joseon maupun di Seoul, dan Yeon Kyung menjadi bagian darinya. Baik Heo Im dan Yeon Kyung mengalami berbagai hal sulit, di mana dedikasi mereka sebagai dokter diuji oleh uang, kedudukan, dan perasaan mereka sendiri.


Heo Im dan Yeon Kyung kemudian tidak dapat terpisahkan. Tetapi waktu Heo Im tidak banyak lagi dan dia hampir menyelesaikan misinya. Satu set perlengkapan akupuntur yang membawanya melintasi waktu telah memperlihatkan bahwa misi-misinya satu per satu telah terselesaikan dan membuat Heo Im harus memilih, apakah dia akan berada di Joseon atau tinggal di Seoul. Keadaan di Joseon yang parah karena perang dan membutuhkan dokter seperti Heo Im, membuat Heo Im dan Yeon Kyung harus melepas keegoisan mereka dan memutuskan untuk berpisah.


Nah, bagaimana kelanjutannya dan keseruan petualangan mereka berdua? Apakah takdir membiarkan mereka berpisah selamanya atau malah akan mempertemukan mereka kembali?
Jangan lupa nonton drama, 'Live Up to Your Name'.

---------------

Review

Ini salah satu drama yang RECOMMENDED. Extalia tidak tau kenapa drama ini tidak menerima banyak banyak penghargaan, tapi ratingnya cukup bagus untuk pemutaran di tv kabel.
Dari plot ceritanya, sejak awal sampai akhir disusun dengan begitu bagus. Penonton dibuat penasaran di setiap akhir episodenya, dan dibuat bertanya-tanya akan berbagai hal, kemudian diselesaikan juga dengan sangat baik dan tidak menggantung. Terlebih, cerita yang sejak awal fokus pada bagaimana dedikasi Heo Im dan Yeon Kyung sebagai dokter, tidak disamarkan oleh 'kebiasaan drama korea' dengan adanya cinta segitiga dan lain-lain (hahaha).

Selain itu, para aktor yang terlibat juga berakting dengan baik dan dapat membentuk karakter masing-masing yang khas. Aktor kawakan Kim Nam Gil membuat karakter kuat untuk Heo Im dengan gaya tertawa khas, tingkah, dan kecerdasannya yang selalu berhasil membuat penonton tertawa. Aktris cantik Kim Ah Joong berperan sangat baik dan bisa membawa emosi penonton untuk merasakan juga apa yang dirasakan dari karakter Choi Yeon Kyung.
Selain itu, tiap scenenya dipertontonkan dengan baik dengan efek kamera yang baik pula. 

Kim Nam Gil & Kim Ah Joong di event Promosi Live Up to Your Name

Kim Nam Gil & Kim Ah Joong di event Promosi Live Up to Your Name

event Promosi Live Up to Your Name

Chart karakter Live Up to Your Name

Behind the Scene pada saat Heo Im dan Yeon Kyung di Joseon

Scene saat pertama kali Heo Im melihat Televisi

Foto bersama di Hae Min Soo (Seoul)

Promotional Poster

Minggu, 22 Januari 2017

[Article] Romantic Doctor Teacher Kim: Kasus-Kasus yang Diangkat Merupakan Isu Sosial Nyata!

Alasan ketiga dari 10 ALASAN kenapa kamu harus nonton drama Romantic Doctor Teacher Kim:

Kasus-Kasus yang Diangkat Merupakan Isu Sosial Nyata

Sebenarnya beberapa alasan dibawah ini juga diambil dari internvew Hanbam Korea mengenai drama ini dalam rangka menjawab: "Mengapa RDTK sangat populer di Korea Selatan?"

[WARNING: Spoiler Alert!]

Menurut Yoo Yeon Seok, pemeran dr.Kang Dong Ju, drama ini menampilkan wajah sebuah rumah sakit yang diharapkan banyak orang.
Di mana dokter-dokter dan para staff benar-benar mementingkan pasien serta terampil dan profesional. Di sisi lain, bahwa drama ini memperlihatkan susah-senangnya para dokter dan perawat dalam melakoni profesi mereka.



Aktris Seo Hyun Jin yang emmerankan dr. Yoon Seo Jung berpendapat bahwa popularitas ini karena plot cerita dan kasus-kasus yang diangkat dalam drama merupakan isu-isu sosial nyata yang terjadi saat ini di masyarakat. Banyak hal yang menjadi tamparan keras bagi kehidupan sosial terutama di Korea Sealtan.


[ALL Pictures credits: SBS, twitter, PDnote] 

Beberapa kasus yang diangkat dalam drama ini:
Pada episode pertama, Kang Dong Ju remaja kehilangan ayahnya karena penanganan pihak rumah sakit. Dokter mengambil kepurusan untuk mengoperasi 'seseorang yang penting' dahulu dan menunda operasi ayahnya, akibatnya ayahnya meninggal karena serangan jantung.



Kasus ini berlanjut di episode 19. 
IGD RS Doldam kedatangan tiga pasien sekaligus yang membutuhkan operasi segera. dr Kang Dong Ju harus memilih mana yang harus ditangani terlebih dahulu karena ruangan operasi mereka hanya ada dua.
Saat itu juga dr. Kang baru mengetahui bahwa dokter yang on duty saat ayahnya meninggal di Geodae adalah Kim Sabu.

Dr. Kang mengoperasi pasien dengan usus bermasalah dahulu lalu mengoperasi pasien yang perutnya tertancap kaca. Sedangkankan Kim Sabu mengoperasi pasien jantung.
Dr. Kang mengerahkan seluruh kemampuannya dan berusaha sebaik mungkin untuk menyembuhkan pasiennya. Pasien pertama selesai dioperasi selama satu setengah jam dari normal dua sampau dua setengah jam. Sebenarnya operasi sukses, tapi karena terlau cepat, wali pasien malah mempertanyakannya. Dia menyalahkan dr. Kang karena dikira melakukan operasi asal-asalan untuk segera mengoperasi pasien berikutnya.
Di lain sisi, wali pasien dengan kaca di perut marah-marah karena alih-alih mendapat kamar di ICU pasca operasi, si pasien dirawat di ruang hibrida karena kondisi lebih baik dan kamar di ICU penuh.
dr. Kang emosi dan memarahi kedua wanita wali pasien tersebut.

Pasien pecandu alkohol dengan usus bermasalah ini mengalami kejang pasca operasi, bukan karena operasi tetapi karena efek alkohol yang terlalu banyak. dr Kang dan dr Yoon berhasil menyelamatkannya, dr. Kang menjelaskan bahwa jika obat tidak mempan, pasien berisiko mengalami gagal jantung. Dan benar, tidak lama kemudian, dr Kang dipanggil karena pasien gagal jantung. Berusaha menyelamatkan sekuat tenaga, dr Kang dan dr Yoon tidak berhasil, pasien meninggal. Sang wali kembali menyalahkan operasi dr Kang.












Menurut mimin, scene ini cukup membuat kita berpikir.
Di scene ini, dr Kang Dong Ju jengkel karena sebagai dokter, dia berusaha yang terbaik untuk pasien, dan bukan salahya kalau kamar ICU penuh serta pasien pecandu alkohol. Di sisi lain, sebagai seorang anak yang kehilangan ayahnya, dia mengerti apa yang dilakukan Kim Sabu dulu. Pasien yang lebih parah akan ditangani terlebih dahulu.
Yah, susah mudahnya sebagai seorang dokter. Kim Sabu tidak dapat mengatakan apapun saat itu, tapi akhirnya dr. Kang kembali ke pikiran jernih karena nasihat dari dr. Nam (ahli anestesi Doldam).

Pada Episode 12, ada seorang pasien muda yang kabur dari camp Wajib Militer. Dia kesakitan di bagian perut. Saat dibedah, dr. Kang tahu bahwa jelas luka-lukanya didapat karena penyebab eksternal (disiksa oleh beberapa orang seniornya).

Operasi sukses, tapi luka pasien sudah sangat parah dan mengakibatkan gagal fungsi organ dan meninggal.
Di sini dr. Kang dibuat galau karena Direktur Do (dari RS Geodae) menawarinya jabatan di RS Geodae, kenaikan gaji 15% dan dana riset yang besar, akan tetapi, dia harus mengeluarkan surat kematian pasien yang menerangkan bahwa kematiannya karena 'penyakit' bukan 'trauma eksternal'.








Isu yang serupa pernah terjadi di Korea Selatan pada November lalu, seorang bernama Baek Nam Gi meninggal karena water canon yang ditembakkan pihak aparat Korsel. Tetapi dokter menyatakan kematiannya karena cardio pulmonary arrest dan hal ini menjadi kontroversi besar.

Pada episode 13-14, kekacauan terjadi karena ada kasus pasien terduga MERS di IGD RS Doldam. dr Kang adalah dokter bertugas saat itu langsung mengisolasi IGD. Semua orang panik. Pihak Doldam berkali-kali menelpon Public Health Center untuk meminta pakaian pelindung khusus, tapi tidak ada yang menjawab telponnya.
Saat menelpon Korea Centers for Disease Control and Prevention, dr Kim Sabu dibuat marah besar karena petugas dengan cueknya menyuruh Doldam memindahkan pasien tersebut ke rumah sakit lebih besar yang punya fasilitas lebih baik dan siap untuk penanganan virus mematikan, padahal untuk memindahkan pasien terduga MERS tidak semudah itu.

Di Korsel sendiri pernah terjadi kasus maraknya flu burung, sedangkan pemerintah Korea terlambat melakukan penanganan. Serta adanya kasus kapal tenggelam yang memakan banyak korban anak-anak, juga terlambat ditangani.
Di kasus ini, Kim Sabu menjawab dengan kata-kata, "Stop saying nonsense! You're the control tower! Why you can't understand?!"
Tentu saja hal ini semacam kritik tajam terhadap komunitas saat ini, mungkin tidak hanya di Korsel saja, tapi dimanapun termasuk Indonesia?








Kasus lain bisa kita lihat dari karakter dr. Kang Dong Ju. Seorang dokter muda yang berasal dari keluarga miskin. Ibunya hanya berjualan dimsum dan ayahnya meninggal saat dia masih SMP. dr. Kang berjuang keras untuk meraih kesuksesan, tapi kekuatan dan kekuasaan dari latar belakang orang tua sangat berpengaruh.
Rivalnya, dr. Do In Beom adalah anak dari Direktur Do RS Geodae. Dia lebih mendapat pujian dan selalu di posisi yang aman. Sedangkan Kang Dong Ju yang bahkan meraih peringkat pertama dalam ujian kelulusan nasional untuk spesialisasi bedah malah dijadikan kambing hitam dan dilempar ke RS Doldam.

Belum lagi ada banyak hal yang mempengaruhi jalannya menuju sukses seperti dorongan untuk melakukan hal-hal yang tidak baik, fitnah dsb (tentu saja akan sangat sering kita jumpai di dunia kerja kita sehari-hari).

Kasus dokter Kang ini memperlihatkan kebahagiaan dan kesedihan serta mudah-sulitnya kehidupan para pemain muda di Korea saat ini.



Nasihat dari Kim Sabu: "Greed makes you ill"
Kim Sabu memilih menjadi 'Good Doctor', bekerja untuk menyelamatkan nyama orang.
Begitulah resiko sebagai seorang dokter.

Selain dokter, susah senangnya perawat juga diceritakan di scene-scene drama ini melalui tokoh-tokoh seperti Perawat Oh dan Perawat Eun Tak.

 

Jadi, apa keputusan yang akan diambil dr. Kang?
Tonton aja Romantic Doctor, Teacher Kim!

[ALL Pictures credits: SBS, twitter, PDnote] 

[Article] Romantic Doctor Teacher Kim: Episode 1 yang Eye-Catching!

Yap, ini alasan kedua dari 10 ALASAN kenapa mimin suka banget sama Romantic Doctor, Teacher Kim!

"Episode 1 yang 'Eye-Catching"

Menggantikan drama Scarlet Heart: Ryeo yang ratingnya kalah telak dari drama KBS Moonlight Drawn by Clouds dan hanya bertahan di rata-rata satu angka rating mungkin tidak mudah. Drama Scarlet Heart sendiri berakhir dengan rating 10,8%.

Buat mimin sendiri, ending menyakitkan dari Scarlet Heart Ryeo sempat membuat mimin malas menonton drama Korea, tapi... Romantic Doctor Teacher Kim ini menyuguhkan opening yang 'GRAND'!

Seperti apa episode pertamanya? Ini dia kami beri sedikit review...
(WARNING! Mungkin ada gambar-gambar medis yang kurang nyaman dilihat, jika tidak berkenan, jangan lanjutkan untuk membaca)


[ALL Pictures credits: SBS, twitter, PDnote]

Episode pertama dibuka dengan scene seorang anak SMP yang mengamuk di IGD rumah sakit Geodae di Seoul karena ayahnya meninggal di sana. Penyebabnya, para staff IGD tidak bertindak cepat dan pilih-pilih. Mereka mendahulukan operasi seorang yang 'penting' dan menunda operasi ayahnya yang 'bukan siapa-siapa' (padahal datang duluan di IGD) dan akhirnya menyebabkan ayahnya meninggal karena gagal jantung.

Anak ini merusak berbagai alat di IGD, lalu seorang dokter berhasil menghentikannya saat itu.
Sang dokter memberikan perawatan pada anak itu dan mengatakan bahwa jika anak itu ingin membalas dendam, dia harus melakukannya dengan kemampuannya, bukan dengan cara brutal seperti menghancurkan IGD.

Beberapa tahun kemudian, anak laki-laki ini kembali ke RS Geodae sebagai seorang dokter magang, dialah dr. Kang Dong Ju (dibintangi oleh Yeo Yoon Seok).





Di IGD ada seorang dokter wanita yang terkenal, dr. Yoon Seo Jung (dibintangi oleh Seo Hyun Jin), dijuluki sebagai 'Paus Gila', bukan karena buruk, tapi karena hal-hal nekat yang dia lakukan demi menyelamatkan pasien-pasiennya.

dr. Yoon awalnya tidak peduli dengan adanya rumor tentang dokter magang yang 'untouchable' -dr. Kang-, tapi suatu hari, ada kasus pasien IGD dari kecelakaan proyek. Sebelum itu, ada pasien lain yang datang dengan kasus ARDS, tapi dr. Yoon mengutamakan pasien kecelakaan itu.

Salah satu pasien kecelakaan itu kritis karena ada sebuah batang besi menancap di perutnya. Saat ditangani di ruang hibrida, staf tidak sengaja mengakibatkan batang itu lepas, seketika darah menyembur.
dr. Yoon berusaha menemukan arteri si pasien dan menyumbatnya dengan jari telunjuknya. Hal ini membuat dirinya mendapat julukan baru 'Queen of Index Finger'.










dr. Yoon memang berhasil menyelamatkan pasien tersebut, tapi dia mendapat teguran dari atasannya karena laporan dr. Kang mengenai pasien yang dibiarkan oleh dr. Yoon.
Sejak itu, dr. Yoon mengerjai dr. Kang dengan memberikannya pasien-pasien MA yang membutuhkan perawatan 'khusus'.









Mereka saling membenci sampai suatu saat ada pasien datang ke IGD yang terkena serangan jantung. Malam itu, para dokter spesialis sedang pergi, tapi pasien ini harus segera mendapatkan bedah ECMO.
dr. Yoon berusaha meyakinkan staff lain untuk membantunya, tapi tidak ada yang setuju karena resikonya sangat tinggi. dr. Kang lah yang membawa mesin ECMO dan menjadi asisten dr.Yoon selama pembedahan.
dr. Kang sangat baik sebagai seorang asisten dan membuat dr. Yoon terkesan. Pasienpun dapat diselamatkan.

Saat dokter spesialis kembali, dr.Yoon mendapat teguran keras karena nekat melakukan ECMO. dr. Yoon sempat merasa sedih, tapi dia berusaha meyakinkan dirinya bahwa dia menyelamatkan pasien, jadi tidak masalah.
dr. Kang masuk ke ruangan di mana dr. Yoon berada lalu menciumnya.








dr.Yoon akan pulang dari tugasnya, dia menunggu pacarnya, dr.Moon menjemputnya. Saat itu dr. Kang datang, spontan dr.Yoon beralasan dan mengatakan bahwa yang mereka lakukan tadi karena mereka terbawa emosi setelah menyelamatkan seorang pasien.
Tapi dr. Kang mengatakan bahwa dia mulai tertarik pada dr.Yoon setelah melihatnya menyelamatkan pasien yang kecelakaan proyek sebelumnya.

dr. Moon datang menjemput dr.Yoon, sedangkan dr.Kang kembali bertugas di IGD.
Di perjalanan, dr.Moon melamar dr.Yoon dan memberikannya sebuah cincin. Perasaan dr.Yoon mulai goyah karena dr.Kang Dong Ju dan menolak lamaran dr.Moon.
Kondisi setelah minum dan syok karena penolakan, dr.Moon kehilangan konsentrasi, mobil mereka tertabrak sebuah truk.

Bagian IGD Geodae mendapat laporan kecelakaan tersebut, tentu saja dr.Kang langsung panik dan menangani dr.Yoon yang mengalami luka cukup buruk. Sedangkan dr. Moon mengalami memar di kepala, tapi terlihat baik-baik saja.





dr. Moon berniat mengoperasi dr.Yoon, tapi dr.Kang melarang keras karena dia tahu bahwa dr.Moon habis minum-minum. Saat membawa dr.Yoon ke ruang operasi, dr.Yoon yang setengah sadar memohon pada dr.Kang untuk memeriksa dr.Moon, karena yang terbentur kepalanya paling keras adalah dr.Moon.

dr. Kang menyetujui permintaan itu dan mencari dr. Moon. Dia menemukan dr.Moon sedang bicara dengan salah satu perawat (perawat Jin) di tangga darurat. dr. Kang mengetahui bahwa ternyata dr. Moon mengencani dua wanita, tentu saja hal ini membuat dr. Kang marah.

Saat berjalan meninggalkan dr.Moon yang menanyakan kondisi dr.Yoon, tiba-tiba dr. Kang mendengar teriakan panik Perawat Jin. dr. Moon ambruk dan tidak bernafas.

Beberapa hari setelahnya, dr. Yoon yang telah sadar dan mengalami trauma atas kematian dr.Moon, pergi meninggalkan rumah sakit, pergi jauh ke gunung dan tersesat. Dia ambruk tanpa ada seorangpun yang menolong.

Tiba-tiba, muncul seorang pria yang mencoba menolongnya, dialah.. dr. Kim Sabu (diperankan oleh Han Suk Kyu).  






----- To be continued -----

Episode pertama drama ini bisa dibilang sangat memikat. Episode dua menampilan scene-scene yang memperkuat cerita dan mengikat lebih banyak penonton~

Jangan sampai nggak nonton Romantic Doctor, Teacher Kim yah~!!!

[ALL Pictures credits: SBS, twitter, PDnote]
 
Copyright © 2014 EXTALIA HOBBIES. Designed by OddThemes